Resep Kue Tradisional untuk Takjil Jelang Ramadhan

Tidak terasa Ramadan akan kembali hadir menyapa umat Muslim di dunia, termasuk Indonesia. Nah, selama bulan Ramadan, kue tradisional atau kue basah kerap jadi salah satu incaran untuk dijadikan takjil. Hampir semua pedagang menjajakan beberapa jenis kue yang cukup menggugah selera saat jelang waktu berbuka.

Namun, seringkali kita merasa bosan jika harus membeli kudapan yang sama setiap harinya. Selain yang ditemukan hanya itu-itu saja, Mama pasti juga akan berpikir hal tersebut terlalu membuang-buang uang.

Jika Mama memiliki waktu luang, cobalah untuk membuat sendiri beberapa jenis kue tradisional yang bisa dijadikan takjil berbuka bersama keluarga. Mama tidak perlu khawatir gagal atau tidak bisa membuatnya.

Sebab, ada beberapa resep kue tradisional yang bisa memudahkan Mama. Salah satunya adalah resep kue nagasari. Nagasari merupakan makanan khas daerah Indramayu yang berbahan utama pisang dan santan.

Nagasari terdiri atas empat macam, yaitu nagasari putih, merah, hijau, dan juga biru. Untuk isiannya bisa disesuaikan dengan selera Mama atau tergantung bahan yang tersedia, seperti pisang, nangka atau bahkan apel.

Jajanan tradisional satu ini sangat disukai semua kalangan, terutama anak-anak. Apalagi, nagasari memang tergolong mudah dan bisa dicerna oleh perut si Kecil. Selain itu, nagasari juga lezat jika disajikan hangat sebagai teman minum teh di sore hari.

Mulai sekarang, Mama tak perlu repot membeli nagasari di pasaran. Sebab, Mama bisa membuatnya sendiri di rumah dengan resep berikut ini.

Resep Kue Tradisional Nagasari Khas Indramayu

Resep Kue Tradisional Nagasari Khas Indramayu

Bahan-bahan:

  • 500 gr tepung beras
  • 1,5 liter santan, jangan terlalu kental maupun cair
  • 250 gr gula pasir
  • ½ sdm garam
  • Pisang raja secukupnya, potong sesuai selera
  • 4 lembar daun pandan
  • Daun nangka secukupnya, lalu dibentuk kerucut untuk pembungkus

Cara membuat:

  • Panaskan panci pengukus, masukkan tepung beras ke dalam sebuah wadah, lalu kukus sebentar kurang lebih selama 15 menit.
  • Siapkan panci lain, rebus santan bersama gula, garam, dan daun pandan sampai mendidih.
  • Siapkan wadah, masukkan tepung beras yang telah dikukus.
  • Tambahkan santan rebus dengan cara menuangnya sedikit demi sedikit sampai adonan kalis dan bisa dibentuk.
  • Masukkan adonan nagasari ke dalam daun nangka yang telah dibentuk kerucut, kemudian beri topping pisang tepat di tengahnya.
  • Kukus selama 15 menit hingga benar-benar matang.
  • Nagasari siap disajikan.

Demikian resep kue tradisional berupa nagasari khas Indramayu. Bagaimana, mudah bukan membuat kue nagasari yang lembut dan legit? Selamat mencoba resep kue tradisional lainnya ya, Ma!

Baca Juga:

Jika Mama punya cerita atau pengalaman menarik lainnya, bagikan saja melalui Ruang Mama bebasbayar. Caranya mudah kok, klik saja tombol di bawah ini.

Tombol Daftar Sekarang

Jangan Lupa di Bagikan ya!

About Author

Avatar
Ahid

Ramah, penyabar dan baik hati.

Leave a Reply